Kerusakan jalan rusak di pedalaman Kalbar kembali menjadi sorotan publik. Jalan lintas provinsi Sebuak–Lembah Hijau di Kecamatan Tayap, Kabupaten Ketapang, dilaporkan mengalami kerusakan berat setelah diguyur hujan deras dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi jalan yang berlumpur dan licin membuat kendaraan sulit melintas. Situasi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan distribusi logistik di wilayah Kalimantan Barat bagian selatan.
Jalan Lintas Provinsi Tak Layak Dilalui

Jalan Sebuak–Lembah Hijau merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah desa di Kabupaten Ketapang. Saat hujan turun, struktur jalan tanah dengan daya tahan rendah langsung berubah menjadi kubangan lumpur.
Sejumlah kendaraan dilaporkan terjebak dan harus ditarik secara manual. Warga menyebut kondisi ini sebagai masalah tahunan yang belum mendapat solusi permanen.
Dampak Langsung bagi Warga
-
Mobilitas Masyarakat Terhambat
Warga kesulitan melakukan aktivitas harian, termasuk keperluan pendidikan, kesehatan, dan perdagangan. -
Distribusi Logistik Tersendat
Kerusakan jalan rusak Ketapang menyebabkan pengiriman bahan pokok dan hasil perkebunan mengalami keterlambatan. -
Ekonomi Lokal Terdampak
Pelaku usaha kecil dan petani mengaku merugi akibat sulitnya akses menuju pasar dan pusat distribusi.
Tantangan Infrastruktur di Pedalaman Kalimantan Barat

Persoalan infrastruktur Kalbar masih menjadi pekerjaan rumah, terutama di wilayah pedalaman. Ketergantungan pada jalan tanah membuat akses mudah rusak saat curah hujan meningkat.
Warga mempertanyakan kejelasan proyek peningkatan jalan lintas provinsi yang sebelumnya sempat direncanakan. Mereka berharap pemerintah memberikan kepastian serta penanganan yang berkelanjutan.
Harapan Warga terhadap Pemerintah

Masyarakat meminta pemerintah daerah dan provinsi segera melakukan perbaikan darurat agar jalan dapat kembali dilalui. Selain itu, diperlukan perencanaan jangka panjang agar jalan rusak di pedalaman Kalbar tidak terus terulang setiap musim hujan.
Perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan dinilai penting untuk menunjang pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.
Kenapa jalan di pedalaman Kalbar mudah rusak?
Mayoritas jalan di pedalaman Kalimantan Barat masih berupa tanah atau belum memiliki drainase memadai, sehingga mudah rusak saat curah hujan tinggi.
Di mana lokasi jalan rusak yang dikeluhkan warga?
Jalan lintas provinsi Sebuak–Lembah Hijau di Kecamatan Tayap, Kabupaten Ketapang, menjadi salah satu titik yang paling terdampak.
Apa dampak jalan rusak bagi masyarakat?
Kerusakan jalan menghambat mobilitas warga, distribusi logistik, serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan akses layanan dasar.
Apa yang diharapkan warga dari pemerintah?
Warga berharap adanya perbaikan darurat dan solusi jangka panjang agar infrastruktur jalan tidak terus mengalami kerusakan berulang.


