Example 728x250
EkonomiPerkebunan

Harga TBS Sawit di Kalbar Naik, Petani Akhirnya Bisa Bernapas Lega

18
×

Harga TBS Sawit di Kalbar Naik, Petani Akhirnya Bisa Bernapas Lega

Share this article

Pembangkitan harapan bagi para petani kelapa sawit di Kalimantan Barat (Kalbar) kembali terwujud. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode II bulan Agustus 2025 mengalami kenaikan sebesar 2,24 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini memberikan angin segara bagi para petani yang selama beberapa waktu menghadapi tekanan ekonomi akibat harga TBS yang stagnan atau bahkan menurun.

Penetapan Harga TBS oleh Tim Provinsi

Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Kalbar telah melaksanakan rapat untuk menentukan harga TBS berdasarkan Peraturan Gubernur Kalbar Nomor 86 Tahun 2022. Dalam rapat tersebut, harga TBS untuk periode II Agustus 2025 ditetapkan dengan kenaikan signifikan. Hal ini menjadi tanda bahwa tren kenaikan harga TBS di Kalbar terus berlanjut sejak periode II Juli 2025.

Kenaikan Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman

Harga TBS yang ditetapkan mencerminkan perbedaan berdasarkan umur tanaman. Untuk tanaman usia 10–20 tahun, harga tertinggi mencapai Rp3.410,37/kg. Sebelumnya, harga pada periode sebelumnya adalah Rp3.335,21/kg. Kenaikan ini didorong oleh kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel, yaitu masing-masing sebesar Rp14.262,46/kg dan Rp12.762,64/kg.

Berikut rincian harga TBS berdasarkan umur tanaman:

  1. Umur 3 tahun: Rp2.552,78/kg
  2. Umur 4 tahun: Rp2.724,79/kg
  3. Umur 5 tahun: Rp2.907,91/kg
  4. Umur 6 tahun: Rp2.999,16/kg
  5. Umur 7 tahun: Rp3.109,10/kg
  6. Umur 8 tahun: Rp3.204,35/kg
  7. Umur 9 tahun: Rp3.256,63/kg
  8. Umur 10–20 tahun: Rp3.410,37/kg
  9. Umur 21 tahun: Rp3.353,47/kg
  10. Umur 22 tahun: Rp3.338,92/kg
  11. Umur 23 tahun: Rp3.261,61/kg
  12. Umur 24 tahun: Rp3.155,46/kg
  13. Umur 25 tahun: Rp3.055,87/kg

[IMAGE: Harga TBS Sawit di Kalbar Naik Petani Bernapas Lega]

Faktor Pendorong Kenaikan Harga

Kenaikan harga TBS tidak lepas dari fluktuasi pasar komoditas kelapa sawit. Kenaikan harga CPO dan kernel menjadi faktor utama dalam peningkatan harga TBS. Selain itu, indeks “K” yang digunakan dalam penetapan harga juga turut memengaruhi besaran harga yang diterima oleh para pekebun. Indeks “K” pada periode ini sebesar 91,88 persen, yang menunjukkan bahwa keuntungan lebih besar dialirkan kepada petani.

Dampak Kenaikan Harga bagi Petani

Dengan kenaikan harga TBS, para petani dapat merasa lega setelah menghadapi kesulitan finansial dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan harga ini membantu meningkatkan pendapatan petani, sehingga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun investasi dalam pengelolaan kebun.

Selain itu, kenaikan harga TBS juga memberikan semangat bagi para petani untuk tetap menjaga kualitas produksi dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Mereka berharap tren positif ini dapat terus berlanjut agar kehidupan mereka semakin stabil.

[IMAGE: Harga TBS Sawit di Kalbar Naik Petani Bernapas Lega]

Kesimpulan

Kenaikan harga TBS sawit di Kalbar merupakan kabar baik bagi para petani. Dengan peningkatan sebesar 2,24 persen, para petani akhirnya bisa bernapas lega setelah menghadapi tantangan ekonomi. Kenaikan ini dipengaruhi oleh kenaikan harga CPO dan kernel serta indeks “K” yang sesuai. Harapan besar diarahkan agar tren kenaikan ini terus berlanjut, sehingga kesejahteraan para petani dapat tercapai secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *